Kepala Desa Gembong, H. Nurjen; Rela Tinggalkan Pangkat Demi Membangun Desa
![]() |
| Foto ist. |
TANGERANG, INFOTERBIT.COM - Kepala Desa Gembong, Kecamatan Balaraja, Kab. Tangerang, H. Nurjen rela meninggalkan pangkat dan jabatannya di TNI-AD demi membangun desa.
Pria kelahiran Tangerang, 05-06-1974, yang juga asli putra daerah Desa Gembong, Kecamatan Balaraja ini, adalah mantan prajurit TNI.
Awalnya mendaftarkan diri masuk Bintara TNI-AD Tahun 1995.dan bertugas di Markas Besar Angkatan Darat (Mabesad). Ia pernah mengikuti Pendidikan Sekolah Intelegen Teretorial pada tahun 2016, serta Perwira Pertama berpangkat Kapten di Kodam Jaya.
Dirinya bercerita tentang perjalanan rumah tangganya, dan menikah pada tahun 1999, dengan Hj.Herni Susilawati SE , dan karunia 3 orang anak, 2 Putri dan 1 laki laki.
Kapten (Purn) H. Nurjen menceritakan, pengalaman yang berkesan menjalankan tugas ke Banda Aceh Darusallam, untuk penanganan bencana alam selama 5 bulan.
"Bisa membantu yang terkena musibah dan bisa menolong sesama, karena kita adalah mahluk sosial, yang membutuhkan satu sama lain, dan kita punya prinsip harus selalu ada untuk masyarakat, kapanpun dan dimanapun kita dibutuhkan, apalagi ditengah musibah bencana alam tsunami," ucap pria yang berdinas di TNI-AD selama 14 tahun.
Setelah .enjadi Kepala Desa Gembong, Kecamatan Balaraja periode tahun 2019 -2025, banyak perjuangan yang dirasakan, utamanya bisa membantu masyarakat.
"Baru dua tahun menjabat masa kepemimpinan, kami sudah mendapatkan banyak prestasi, dan penghargaan dari tingkat Kecamatan, Kabupaten Tangerang dan Provinsi Banten," ungkapnya.
Diantaranya Juara 1 Lomba Desa Tingkat Kecamatan Balaraja, Juara 1 Lomba Desa Tingkat Kabupaten Tangerang, dan Juara 1 Tingkat Provinsi Banten.
Seluruh Lomba yang mendapatkan Juara 1 itu adalah lomba inovasi desa, dengan menyiapkan piket 1X24 jam perangkat desa yang jaga dan stand by, serta dari jam 20.00 sampai dengan jam masuk kantor akan disiapkan petugas jaga di kantor pelayanan (piket siaga).
"Karena kondisi saat pandemi covid-19, sudah hampir 2 tahun berjalan, maka dirinya tidak mengikuti kegiatan lomba desa tingkat nasional, karena masih dalam kondisi wabah pandemi covid-19," pungkasnya.
Pria yang punya hobi sepak bola, olahraga sepeda, dan menembak ini, juga aktif di berbagai organisasi Kepemudaan baik tingkat Kecamatan, Kabupaten Tangerang dan bahkan Provinsi.
Dirinya berharap seluruh mimpi dan harapan terbaiknya membangun desa bisa terwujud dengan nyata, dengan bergotong royong dan melibatkan seluruh masyarakat desa, dengan menggali potensi desa yang ada di wilayahnya. khusunya di desa gembong dan kecamatan balaraja.
"Tak hanya itu, dirinya sangat dekat dengan para tokoh agama, tokoh masyarakat, tokoh pemuda dan seluruh ormas, okp, media dan lembaga, jadi komunikasi yang baik bisa terus terjalin, bilamana kita membangun komunikasi dengan baik," tegasnya.
Menurut H. Nurjen, menjadi kepala desa, adalah cita cita mulia untuk membangun desa dan memajukan desa, serta bisa melayanai masayarakat 1X24 jam dengan baik, dan mengutamakan kepentingan serta kebutuhan masyarakat, dari segala bidang hal yang dibutuhkan.
"Karena kantor desa buka 1X24 jam, dan ada seluruh petugas yang siap dan berjaga, selain itu juga kami memiliki mobil siaga desa bilamana dibutuhkan untuk masyarakat berobat dan keperluan lainnya, kami juga menyiapkan mobil siaga desa berikut dengan supirnya, agar masyarakat yang ingin berobat dan diantar ke klinik, puskesmas atau bahkan rumah sakit, kita sudah siapkan itu semua untuk memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat desa gembong khususnya," paparnya.
Banyaknya perusahaan yang ada di Desa Gembong ini, dirinya juga ingin mengurangi pengangguran, dengan cara berkomunikasi dengan beberapa perusahaan yang ada di desa gembong, untuk mempekerjakan putra daerah asli orang gembong, agar seluruh warga desa gembong bisa bekerja dan tidak menjadi penonton di kampung sendiri. Serta bisa memiliki penghasilan yang memadai sesuai dengan keahlian dan kemampuan yang dimilikinya.
Salah satu Tokoh Pemuda Gembong M. Gufron (32) sangat bangga dan kagum dengan tata cara kepemimpinan H. Nurjen. Meski baru 2 tahun menjabat, banyak perubahan bagi warga desa Gembong, khusunya dari bidang kepemudaan, diantaranya membangun lapangan badminton.
Penulis: MS/TABRANI/TiMS
Editor: Ananta
