Tanggung 10 Anak, Pasutri Asal Kandawati Gunung Kaler ini Tak Tersentuh PKH dan BPNT
TANGERANG, INFOTERBIT.COM - Kondisi pasangan suami istri (pasutri) Jaha dan Sarah cukup miris. Warga RT 009/03 Kp. Karang Jetak, Desa Kandawati, Kec. Gunung Kaler Kab. Tangerang ini tak pernah tersentuh bansos Program Keluarga Harapan (PKH) maupun BPNT/Program Sembako.
Padahal, kondisi ekonominya memprihatinkan. Jaha hanya bekerja serabutan dengan penghasilan tak menentu. Sedangkan istrinya Sarah ibu rumah tangga biasa yang harus mengurus 10 anak. Rumahnya yang tidak layak huni pun seringkali kebanjiran saat hujan deras datang.
"Bansos PKH dan BPNT nggak pernah dapat. Saat ada bansos Covid-19, saya sekeluarga hanya pernah dapat dua kali saja," ujar Jaha, Minggu (22/2/2021) di rumahnya.
Menurutnya, setiap kali ada pendataan bantuan, dia dan istrinya selalu didata. Tapi realisasi bantuannya tak pernah didapat.
"Padahal saya punya anak sepuluh. Yang lima masih kecil-kecil dan masih butuh biaya. Sedangkan suami saya cuma kerja serabutan," ujar Sarah.
Dia mengaku seringkali sedih ketika melihat para tetangga yang setiap bulan bansos PKH maupun sembako. "Saya hanya bisa melihat saja," katanya.
Pasutri Jaha dan Sarah berharap agar keluarga mereka mendapatkan bantuan dari pemerintah, baik BPNT maupun PKH. "Mohon untuk pihak terkait turun lah ke bawah lihat kondisi rumah saya," tambah Sarah.
Penulis: Santang
Editor: Ananta

