Sedih, Pengendara Jatuh di Ceceran Tanah Urugan Jl Raya Kresek-Balaraja, Motornya Dilindas Mobil
Sabtu, Oktober 10, 2020
TANGERANG, INFOTERBIT.COM - Cerita sedih dialami Supardiman. Warga Mekar Baru Kab. Tangerang ini menjadi satu diantara puluhan korban ceceran tanah urugan di Jalan Raya Kresek-Balaraja Desa/Kec. Sukamulya.
Pada Jumat (9/10/2020), dia mengendarai motor hendak berangkat kerja melintasi Jalan Raya Kresek-Balaraja. Pria 25 tahun ini sehari-hari sebagai penjaga toko beras di Pasar Cisoka.
Tapi naas, dalam suasana hujan dan saat sampai di depan lahan urugan Desa Sukamulya, dia jatuh. Penyebabnya, ceceran tanah urugan yang membuat jalanan menjadi licin saat hujan.
"Saat saya jatuh, ada mobil di dekat saya. Alhamdulillah, saya bisa menyelamatkan diri, sedangkan motor saya terlindas mobil," kata Supardiman didampingi saudaranya, Napiudin.
Bersamaan saat dirinya jatuh, juga terlihat sejumlah pengendara motor yang mengalami nasib sama, jatuh akibat jalanan licin.
Yang membuatnya sedih, tidak ada satu pun pelaksana proyek urugan tanah itu yang membantu pengendara motor yang jatuh itu. "Saya bangun sendiri dan karena motor rusak akhirnya saya bawa ke bengkel atas biaya sendiri," ungkapnya.
Diberitakan sebelumnya, puluhan sepeda motor terjatuh akibat terpeleset tanah merah saat melintasi Jalan Raya Kresek-Balaraja, Desa Sukamulya Kec. Sukamulya Kab. Tangerang, Jumat (9/20/2020).
Hal ini disebabkan sisa tanah urugan di kawasan itu berubah menjadi licin terkena guyuran air hujan pada Jumat pagi.
Napiudin, warga Desa Renged Kec. Kresek terpaksa harus pulang ke rumah untuk ganti baju karena jatuh di kawasan itu. "Saya naik motor mau berangkat kerja dan jatuh karena jalanan licin akibat ceceran tanah," ujarnnya kepada Redaksi InfoTerbit.com.
Penulis/Editor: Ananta
