HEADLINE
Mode Gelap
Artikel teks besar

Kadis Sosial Ujat Sudrajat Gerak Cepat Respon Kesulitan Ny. Kasmi yang Tak Dapat Bansos

Ny. Kasmi, warga Kp. Kendal, Desa Patramanggala, Kec. Kemiri, Kab. Tangerang

TANGERANG, INFOTERBIT.COM - Kepala Dinas Sosial (Dinsos) Kabupaten Tangerang, Ujat Sudrajat bergerak cepat merespon kesulitan Ny. Kasmi yang tak dapat bantuan sosial (bansos), meski punya Kartu Kesejahteraan Sosial (KKS). 


Seperti diberitakan sebelumnya, Ny. Kasmi adalah warga RT 07 RW 03 Kp. Kendal Desa Patramanggala, Kec. Kemiri, Kab. Tangerang.

Dia berstatus janda yang terpaksa harus menghidupi 3 putrinya yakni Nining (18), Intan (15) dan Galuh (2,9). Anak pertamanya yakni Fitri sudah menikah sehingga sudah bisa mandiri.

Menurut Kepala Dinsos Ujat Sudrajat, Kartu KKS yang dipegang oleh Ny. Kasmi adalah kartu rastra sebelum peralihan ke BPNT. "Intinya, tidak semua pemegang kartu tersebut beralih dapat bantuan BPNT (bantuan pangan non tunai) yang kini berganti nama menjadi Program Sembako," kata Ujat.

Meski demikian, Ny. Kasmi tetap berpeluang untuk mendapat bansos, baik PKH naupun sembako.

Prosedurnya, kata Ujat, yang bersangkutan harus diverifikasi faktual dulu, kemudian diusulkan supaya masuk ke Data Terpadu Kesejahteraan Sosial melalui aplikasi siks-NG Kemensos, dilampirkan berita acara hasil musdes," ungkapnya.

Sebagai langkah awal, bsa minta tolong ke TKSK (tenaga kesejahteraan sosial kecamatan) setempat atau pendamping PKH dan aparat desa. "Jadi, ferivikasi administrasi kependudukannya dulu," tambahnya.

Untuk mendapatkan PKH (Program Keluarga Harapan), harus ada komponennya yakni lansia 70 tahun ke atas, disabilitas, ada anak sekolah SD, SMP, SMA, ibu hamil atau balita.

"Mengacu dari data yang ada, untuk Ny. Kasmi ada dua komponen PKH-nya yakni balita dan anak sekolah," paparnya.

Diberitakan sebelumnya, nasib Ny. Kasmi sungguh memprihatinkan. Meski telah memegang Kartu Kesejahteraan Sosial (KKS) sejak 2014, namun sampai sekarang, wanita berstatus janda itu tak pernah mendapat bantuan sosial apapun. Belakangan diketahui, kartu yang dipegang adalah kartu Rastra.

Menantu Ny. Kasmi yakni Iman sudah pernah menanyakan masalah ini ke Sofi,  Pendamping PKH di wilayahnya. "Saya tanyakan, kenapa ibu mertua saya punya KKS tapi selama ini nggak pernah dapat bantuan? Tapi sampai sekarang tidak ada jawaban," ujar Iman.

Prihatin dengan kondisi dan keadaan Ny. Kasmi, Media Online InfoTerbit, TerbitBanten dan PenaBanten mengunjungi kediaman Ny. Kasmi dan menyerahkan bantuan sembako untuk meringankan beban keluarga tersebut. Kegiatan ini dilaksanakan dalam Jumat Barokah, Jumat (16/10/2020).

Penulis/Editor: Ananta

Posting Komentar