HEADLINE
Mode Gelap
Artikel teks besar

Disaksikan Anak, Pria Asal Sepatan Tangerang ini Berkali-kali Aniaya Istrinya


TANGERANG, INFOTERBIT.COM - Nasib malang dialami Nur (38), warga Sepatan Kabupaten Tangerang. Dia berkali-kali mendapat perlakukan kasar dari suaminya berinisial AS. Bahkan, seringkali penganiayaan itu dilakukan di depan anak mereka yang masih berusia 7 tahun.


Menurut Ketua Gerakan Reformasi Masyarakat (Geram) Banten Kabupaten Tangerang, M. Hasanudin, atas kejadian ini pihaknya akan melakukan pendampingan hukum.

Hasanudin yang akrab disapa Ghabel mengaku mendapat pengaduan dari pihak keluarga Nur. Atas hal itu, dia bersama tim langsung mendatangi runah Nur.

"Saat kami datang, Ibu Nur memang benar menjadi korban penyaniayaan suaminya dan dalam kondisi kesakitan," ujar Ghabel, Jumat (23/10/2020).

Menurut pengakuan Nur, dirinya sering kali mendapatkan perlakuan kasar yakni penganiayaan seperti ini karena sering terlibat keributan dengan sang suami. "Pengakuan ibu Nur, suaminya telah memiliki Istri lain tanpa sepengetahuannya," kata Ghabel.

Nur telah berkali-kali dipukul hingga menyebabkan luka lebam pada bagian tubuhnya. Tapi sebelumnya, dia masih memaafkan prilaku suaminya itu. Pertimbangannya saat itu karena masih melihat masa depan anak.

"Tapi terakhir, Ibu Nur sudah tidak tahan lagi. Apalagi, penganiaan dilakukan di depan anak mereka yang masih berusia 7 tahun," katanya.

Pada peristiwa penganiayaan yang terakhir, Nur ditampar dan didorong ke tembok sampai pipinya memar dan kaki terluka. "Saat itu anaknya yang berusia 7 tahun menyaksikan dan berteriak agar ayahnya tidak melakukan itu ke ibunya. Lalu ada juga tetangga yang datang melerai, tapi AS tidak mengindahkannya," ungkap Hasanudin sebagaimana diceritakan oleh Nur.

Atas berbagai peristiwa yang dialami, Nur didampingi Geram Banten Kabupaten Tangerang melaporkan AS ke Polres Metro Tangerang Kota, Sabtu (23/10/2020).

"Kami melaporlan AS dengan tuduhan melakukan penganiayaan (Pasal 351 KUHP). Kami dari pihak Lembaga sangat berharap pihak Kepolisian mengusut tuntas kasus ini dan pelakunya mendapatkan hukuman sesuai dengan apa yang telah dilakukan," ungkapnya.

Di sisi lain, Nur sendiri telah memutuskan untuk meminta cerai dari AS karena seringnya disakiti. Namun sampai sekarang, AS belum memberikan buku nikah mereka karena kedua buku itu diambil AS.

Rls/Nry/TiMS

Posting Komentar