HEADLINE
Mode Gelap
Artikel teks besar

New Normal, Kapolres Ponorogo Kumpulkan Pendekar Silat

PONOROGO, INFOTERBIT.COM - Untuk menjalin silaturahmi bersama Ketua Perguruan Pencak Silat dan Bela diri,  Kapolres Ponorogo, AKBP Mochamad Nur Azis menghadiri kegiatan Silaturahmi dengan FKPSB, Kamis (6/8/2020).

Kegiatan tersebut bertempat di Rumah Makan Sami Lumayan dalam rangka mensukseskan adaptasi kebiasaan baru di lingkungan organisasi Pencak Silat serta mewujudkan Pemilihan Bupati Ponorogo tahun 2020 yang aman, damai dan sejuk.

Terlihat hadir dalam kegiatan tersebut Kapolres di dampingi Pejabat Utama Polres, Ketua II IPSI Kabupaten Ponorogo Amrizal, Ketua FKPSB Kabupaten Ponorogo H. Muchib Fiqhan beserta pengurus, Ketua FKPSB tingkat Kecamatan se-Kabupaten Ponorogo dan Ketua dan Sekretaris Perguruan Pencak Silat dan Beladiri di Kabupaten Ponorogo sejumlah 26 Perguruana. IKSPI.

FKPSB dibentuk oleh Kapolres Ponorogo pada tahun 2013 yang bertujuan untuk menjalin kerjasama dan silaturahmi antar perguruan yang ada di kabupaten Ponorogo. "Serta meminimalisir konflik antar perguruan yang dapat mengganggu situasi kamtibmas," ungkap AKBP Mochamad Nur Azis.

Bahkan FKPSB dibentuk dengan tujuan sosial. AKBP Mochamad Nur Azis memberikan sarana kontak kepada ketua FKPSB dan Ketua IPSI Ponorogo. 

Menurutnya, Polres Ponorogo tetap akan mengatisipasi dan siap mendukung seluruh pengurus perguruan silat dan bela diri dalam rangka upaya penyelesaian masalah.  "Penguruan pencak silat memiliki potensi yang baik sebagai olah raga bela diri seni budaya. Pencak silat merupakan peninggalan leluhur dan perlu kita lestarikan, apalagi perguruan ini di Ponorogo memiliki basis massa yang cukup banyak," terangnya.

Pihaknya berharap Forum Komunikasi Pencak Silat dan Beladiri (FKPSB) Ponorogo yang telah menggelar rapat rutin 3 bulan sekali tersebut mampu membantu menyelesaikan setiap persoalan di yang terjadi pada setiap perguruan pencak silat atau bela diri. "Sekaligus bisa menciptakan situasi Kamtibmas yang aman dan sejuk dengan menekan tidak adanya perselisihan yang terjadi di dalam internal maupun antar perguruan pencak silat atau bela diri di Ponorogo," tambahnya.

Terkait kegiatan yang diselenggarakan oleh Perguruan Silat, Kapolres Ponorogo mengingatkan untuk seluruh kegiatan masyarakat tidak terkecuali perguruan silat tentunya harus sesuai SOP atau protokol kesehatan, pakai masker, cuci tangan, jaga jarak dan lainnya.

"Sehingga potensi terpapar Covid-19 bisa dihindari dan harus mendapat Rekom dari Gugus Tugas kami akan mengizinkan dengan pertimbangan dan jangan sampai timbul Cluster baru di Kabupaten Ponorogo," tandasnya.

Penulis: NC
Editor: Ananta
Posting Komentar