HEADLINE
Mode Gelap
Artikel teks besar

PLTU 3 Lontar Diduga Tak Pedulikan Pekerja Lokal, FPM Mengadu ke Camat Kemiri


TANGERANG, INFOTERBIT.COM - Forum Peduli Masyarakat (FPM) mendatangi Kantor Kecamatan Kemiri Tangerang, Selasa (02/05/2020). Gabungan aktivis ini mengadukan pihak manajemen Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) 3 Lontar.

Sebab, perusahaan negara ini dituding selama ini kurang memberi kesempatan terhadap para tenaga kerja lokal.

"Ini memalukan! PLTU ada di wilayah kita, tapi mengapa pekerjanya didominasi oleh orang luar. Sementara kita putra daerah yang tiap hari terkena imbas polusi hanya bisa menjadi penonton," tegas Rudi, Kordinator FPM.

Selama ini, urai Rudi, PLTU 3 Lontar masih minim menyerap tenaga kerja lokal.

Di sisi lain, banyak tenaga kerja asal wilayah Kemiri yang terkena dampak pemutusan hubungan kerja (PHK). "Bahkan sampai beberapa kali terjadi kasus bunuh diri akibat PHK. Ini kan sangat ironis, padahal di wilayah ini ada perusahaan besar yang seharusnya dapat menampung tenaga kerja lokal," tegasnya.

Rudo berharap, aspirasi FPM dapat didengarkan dan dipertimbangkan pihak-pihak terkait.

Sementara, Ketua Asosiasi Perangkat Desa (Apdesi) Kecamatan Kemiri Jamaludin mendukung sikap FPM. "Saya sangat mengapresiasi apa yg dilakukan para anak muda dari FPM.  Baru ini ada sekelompok pemuda yang begitu berani membela hak-hak warga lokal," ucapnya.

Sementara, Camat Kemiri, Yati Nurul Hayat berjanji akan menyurati pihak PLTU 3 Lontar terkait aspirasi yang disampaikan FPM. "Iya kami akan surati pihak PLTU terkait permintaan dari FPM, sementara akan saya hubungi via WA untuk langkah awal," kata Camat Kemiri.

Pertemuan ini juga dihadiri sejumlah Kepala Desa. Diantaranya Kades Kemiri, Kades Klebet, Kades Rancalabuh, dan Kades Legok. Mereka juga mendukung penuh upaya yang dilakukan oleh FPM.

Penulis: Hasan
Editor: Ananta
Posting Komentar