HEADLINE
Mode Gelap
Artikel teks besar

LSM Kompak Sedang Kumpulkan Bukti Tambahan Laporkan Kasus PKH Desa Talok Kresek


TANGERANG, INFOTERBIT.COM - Mencuatnya kasus pengalihan Keluarga Penerima Manfaat (KPM) Program Keluarga Harapan (PKH) di Desa Talok Kec. Kresek makin menghangat.

LSM Kompak yang selama ini merespon berbagai penyimpangan PKH di wilayah Kab. Tangerang juga tertarik menyikapi PKH di Desa Talok ini lebih dalam lagi.

"Indikasi kuat ini ada penyimpangan. Melihat permasalahan pengalihan KPM atas nama Ny. Rabiah sebelum wafat, ini sudah menyalahi prosedur," tegas Wakil Ketua Umum LSM Kompak, H. Retno Juarno.

Dimana, dalam pedoman umum Bansos PKH, KPM lansia harus diberikan bantuan kesehatan dan lainnya. Adapun setelah wafat, yang berhak adalah ahli warisnya.

"Tapi sesuai pengakuan ahli warisnya Ny Ratnasari tidak pernah menerima bantuan tersebut. Pertanyaannya, hak KPM atas nama Ny. Rabiah tersebut kemana? berikut buku tabungan dan KKS-nya?," ungkap Retno.

Jikadinyatakan uang bantuan tersebut dkembalikan ke kas negara, harus ada bukti berita acaranya. "Ini kelemahan pendamping dan pihak bank sebgai penyalur bantuan. Kami menduga ini ada penyelewengan dan penyimpangan," tegas Retno.

Untuk itu, pihaknya saat ini sedanh mengumpulkan bukti tambahan untuk dilanjutkan laporan kepada pihak berwajib, baik Polres maupun Kejaksaan.

Sebelumnya, terkait ini, Koordinator PKH Kabupaten Tangerang Rita Setiasih menyatakan, mekanisme pergantian pengurus yg dilakukan oleh pendamping PKH Desa Talok itu sudah benar dan sesuai mekanisme.

Diketahui sebelumnya, dengan alasan uzur, Tya, Pendamping Program Keluarga Harapan (PKH) Desa Talok Kresek mengalihkan data lansia Ny. Rabiah ke anaknya, Ratna Sari.

Tapi, setelah pengalihan kepengurusan itu, justru Ratna Sari maupun Ny. Rabiah tidak lagi mendapat dana PKH. "Bahkan, bansos lain pun saya juga tidak mendapatkan. Karena dalam data nama saya dicantumkan sebagai penerima PKH sehingga jika ada bansos lain, saya tidak dapat. Padahal, saya sama sekali tidak pernah dapat dana PKH serupiah pun," ujar Ratna Sari, warga RT 11/003 Kp.  Pageuh Desa Talok Kec. Kresek Tangerang.

Penulis/Editor: Ananta/*
Posting Komentar