Hilang 40 Tahun, Saman Pulanglah...Ibumu Sedang Sakit
Jumat, April 24, 2020
![]() |
| Ibunda Saman Ny. Saliyem sedang sakit ditunggui seorang anaknya Tukinah dan seorang cucunya (foto atas). Tugiyah, adik Saman (foto bawah) / dok foto pribadi. |
BANTEN, INFOTERBIT.COM - Sebuah keluarga asal Desa Karang Jambu
Kelurahan Karang Mangu Kecamatan Kroya Kabupaten Cilacap Jawa Tengah kehilangan salah satu keluarga mereka.
Pria yang menghilang sejak 40 tahun yang lalu itu bernama Saman, anak dari pasangan Sanropingi (almarhum) dan Saliyem.
Tukinah, salah satu adik Saman menceritakan, kakaknya Saman meninggalkan rumah sejak tahun 1980. "Waktu itu usia saya baru 11 tahun. Dia pergi ke Jakarta tepatnya di daerah Jelambar atau Jati Negara," ujar Tukinah kepada InfoTerbit.com melalui sambungan Wa, Jumat (24/4/2020).
Diketahui, Sanropingi (almarhum) dan Saliyem memiliki 11 anak. Saman adalah anak nomor tiga. "Kalau saya anak nomor tujuh, adiknya Kang Saman," ujar Tukinah.
Beberapa saat setelah kerja di Jakarta, pihak keluarga mendengar Saman akan menikah.
Setelah menikah, pada tahun 1982, Saman pulang ke kampung halamannya di Kroya Cilacap. Saat itu dia mengabarkan bahwa istrinya meninggal dunia. Dia punya satu anak laki-laki bernama Suratmin.
Waktu itu, ujar Tukinah, Saman kembali merantau ke Jakarta. "Tapi itulah pertemuan terakhir kami sekeluarga dengan Kang Saman. Sebab, sejak itu dia tidak pernah pulang kampung hingga sekarang," katanya.
Saman pun sama sekali tidak meninggalkan alamat. Tapi, pihak keluarga mendengar, Saman dan anaknya terakhir tinggal di Desa Wanayasa Kecamatan Kramatwatu Kabupaten Serang.
Saat ini, pihak keluarga sangat ingin Saman pulang kembali ke Cilacap. Apalagi, sang ibu sedang sakit. "Kami sekeluarga berharap bisa bertemu kembali dengan Kang Saman. Apalagi, ibu sedang sakit," kata Tukinah.
Dijelaskan, perkiraan saat ini usia Saman sekitar 65 tahun. Adapun ciri-cirinya berkulit putih dan punya bulu mata lentik. Sayangnya, pihak keluarga tidak punya dokumen foto Saman.
"Semoga ada pembaca yang mengetahui keberadaan kakak saya Saman," harap Tukinah dan keluarga.
Bagi yang mengetahui keberadaan Saman bisa menghubungi nomor telepon: 0895 3884 40559.
Penulis/Editor: Ananta
