HEADLINE
Mode Gelap
Artikel teks besar

Aneh, Dana Bantuan Lanjut Usia di Desa Waliwis Mekar Baru Disunat Rp100 Ribu untuk Ongkos Transport


TANGERANG, INFOTERBIT.COM - Kasus pemotongan bantuan terhadap para keluarga penerima manfaat (KPM) masih saja terjadi. Kali ini terjadi di Desa Waliwis Kec. Mekar Baru Tangerang.

Keluarga Penerima Manfaat (KPM) lanjut usia yang mendapatkan program Rehabilitasi Sosial Lanjut Usia (Progres LU) mengaku dipotong uang transportasi senilai Rp200 ribu per orang saat pencairan dana tersebut.

Ini seperti diungkapkan Suanda, anak KPM Ny. Sukinah yang tinggal di RT 03/03 Desa Waliwis. Saat dikunjungi InfoTerbit.com, Minggu (8/3/2020), Suanda mengaku ibunya mendapat dua kali pencairan.

Di tahun 2019, satu kali pencairan sebesar Rp1,2 juta, tapi kemudian dipotong Rp100 ribu oleh pendampingnya H dan disisakan di rekening BNI Rp200 ribu. "Alasan pemotongan Rp100 ribu untuk uang transportasi," ujarnya. Jadi, kata Suanda, ibunya menerima bersih Rp1,1 juta.

Lalu di awal tahun 2020 ini, ibunya kembali menerima dana tersebut. Tapi anehnya, kali ini hanya Rp800 saja. "Dana itu langsung diantarkan ke rumah, jadi tidak tahu pengambilannya. Sampai sekarang pun (8/3/2020), kartunya masih dipegang Pak H," ujarnya.

Dia seringkali menanyakan kartu tersebut, tapi ada saja alasannya untuk tidak mengembalikan kartu tersebut.

Menariknya, saat InfoTerbit.com berada di rumah keluarga Suanda, H yang disebut-sebut mendampingi KPM bantuan lanjut usia datang.

Dia membenarkan bahwa ada potongan Rp100 ribu untuk uang transportasi. "Bukan Rp200 ribu, tapi cuma Rp100 ribu. Kalau ada potongan lebih dari itu saya tidak tahu," ujarnya kepada Suanda.

Di sisi lain, dia juga kembali beralasan bahwa kartu tersebut tidak dibawa sehingga kembali tidak diserahkan kepada keluarga Suanda.

Dijelaskan, program bantuan untuk lanjut usia itu satu tahun mendapatkan dua kali. Masing-masing pengambilan Rp1,2 juta, sehingga dalam satu tahun total Rp2,4 juta.

Penulis/Editor: Ananta
Posting Komentar