HEADLINE
Mode Gelap
Artikel teks besar

Breaking News! Warga Kabupaten Tangerang Diteror Tawon Ndas

Petugas Pemadam Kebakaran Kronjo saat mendatangi rumah Rohidin, warga Desa Blukbuk untuk mengevakuasi sarang Tawon Ndas. (Foto Fauzi)

TANGERANG, InfoTerbit.com - Teror Tawon Ndas atau Vespa Affinis mulai dicemaskan sejumlah warga di Kabupaten Tangerang.

Sebab, sengatan hewan ini dapat mematikan. Seperti yang terjadi di Kp. Bojong RT 05/04 Desa Blukbuk Kecamatan Kronjo. Teror Tawon Ndas dialami Rohidin, warga setempat.

Menurut penuturan Fauzi, seorang warga, Tawon Ndas itu bersarang di plapon rumah Rohidin. Setiap hari, koloni tawon-tawon itu keluar masuk sarang hingga membuat kecemasan pemilik rumah.

"Bahkan, Pak Rohidin dan keluarganya sampai mengungsi ke rumah keluarganya karena takut tersengat tawon," ujarnya.

Karena teror makin menjadi, pemilik rumah dan warga setempat melaporkan hal ini ke tim pemadam kebakaran Kecamatan Kronjo. Pada Jumat (20/12/1019), tim pemadam pun datang ke lokasi dan mengevakuasi sarang tawon tersebut yang berada di atas atap rumah.

Saat evakuasi, petugas sempat dibuat kewalahan karena diuber gerombolan tawon tersebut. Tapi akhirnya evakuasi berhasil dilakukan. "Alhamdulilah, tidak ada korban jiwa," tambah Fauzi.

Selain di Kronjo, teror Tawon Ndas juga terjadi di RT 07 RW 03 Kp. Cipaeh Tengah Desa Cipaeh Gunung Kaler.

Teror terjadi pada Selasa (10/12/2019) pukul 17.00 Wib. Puluhan warga di sana tersengat Tawon Ndas yang sarangnya jatuh. Bahkan, akibat sengatan itu, seorang warga meninggal dunia pada Rabu (11/12/2019) setelah sempat mendapat perawatan medis.

Warga yang tewas adalah Sabar (39), pria yang sehari-hari berdagang makanan cilor keliling. Sabar adalah warga Kp. Cipaeh Sambidoyong RT 02 RW 04 Desa Onyam Kecamatan Gunung Kaler Tangerang.

(Baca kisahnya di: https://www.infoterbit.com/2019/12/ketika-ratusan-tawon-mengamuk-dan.html)

Dalam insiden serangan tawon itu, anak Sabar yakni Iroh (4) juga ikut menjadi korban. Balita itu mengalami sengatan tawon di bagian kepala dan tangannya. Namun nyawanya dalam diselamatkan setelah dilarikan seorang warga menjauh dari sarang tawon itu.

Warga lain yang jadi korban adalah Juhariyah (60). Dia mengalami sengatan pada bagian wajah, kepala dan beberapa anggota tubuh. "Tadinya muka saya bengkak kena sengatan. Ini sekarang baru sembuh," ungkapnya.

Penulis/Editor: Ananta
Posting Komentar